Kamis, 07 April 2011

makalah memory internal


KATA PENGANTAR


Puji syukur kehadirat Allah swt karena berkat rahmat dan kasih-Nya kami dapat menyelesaikan makalah  ini tepat pada waktunya.
Makalah ini kami buat untuk menyelesaikan tugas yang telah diberikan dosen kami  untuk membuat makalah tentang  memory internal ”.
Semoga makalah  yang  kami  buat ini  dapat  menambah  pengetahuan  kami tentang mata kuliah Arsitektur Data.
Kami  mohon  maaf  apabila  dalam  Makalah  kami  terdapat  banyak  kesalahan dan  kami mohon  masukan  dari  dosen  maupun  mahasiswa  lain  yang  turut  membaca makalah  kami ini.


BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang
Memory komputer bisa diibaratkan sebagai papan tulis, dimana setiap orang yang masuk kedalam ruangan bisa membaca dan memanfaatkan data yang ada dengan tanpa merubah susunan yang tersaji. Data yang diproses oleh komputer, sebenarnya masih tersimpan didalam memory, dan dalam hal ini komputer hanya membaca data dan kemudian memprosesnya. Satu kali data tersimpan didalam memory komputer, maka data tersebut akan tetap tinggal disitu selamanya. Setiap kali memory penuh, maka data yang ada bisa dihapus sebagian ataupun seluruhnya untuk diganti dengan data yang baru.
Walaupun konsepnya terasa sederhana, memori komputer memiliki aneka ragam jenis, teknologi, organisasi, unjuk kerja, dan biaya bagi sistem komputer. Tidak ada satu pun teknologi yang optimal dalam memuaskan kebutuhan memori suatu sistem komputer. Sebagai akibatnya, sistem komputer yang umum dilengkapi dengan hirarki subsistem-subsistem memori, yang sebagiannya bersifat internal terhadap sistem (dapat diakses secara langsung oleh processor) dan sebagian lagi bersifat eksternal (dapat diakses oleh processor melalui suatu modul I/O).

1.2    Rumusan Masalah
Dalam rumusan masalah ini ada beberapa hal yang akan diungkapkan, yaitu :
Apa sejarah dan pengertian dari Manajemen Sumber Daya Manusia?
Apa tujuan dari Manajemen Sumber Daya Manusia?
Bagaimana gambaran aktivitas dan tanggung jawab Manajemen Sumber Daya Manusia?
Apa saja langkah-langkah dari aktivitas Manajemen Sumber Daya Manusia?

1.3    Tujuan
Adapun yang menjadi tujuan pokok penulisan Paper ini adalah :
Untuk mengetahui pemahaman umum tentang Internal Memory
Untuk menganalisa jenis-jenis dan karakteristik dari Internal Memory

1.4    Manfaat
             Manfaat yang kami peroleh dari penulisan karya ilmiah ini adalah:
Sebagai masukan untuk para pembaca sehingga mengetahui pemahaman mengenai Internal Memory
Untuk menjadikan pedoman bagi para pemuda dan seluruh masyarakat bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia memiliki peranan penting dalam pembangunan.
Untuk menambah wawasan dan pengetahuan penulis.

1.5    Metode Penulisan
Penyelesaian Paper ini diselesaikan dengan methoda, yaitu:
            Methoda Pustaka, yaitu : Menggunakan buku-buku atau literatur yang telah diakui penggunaannya oleh masyarakat.


BAB II
DAFTAR PUSTAKA

2.1    Karakteristik Sistem - sistem Memori
Masalah kompleks sistem memori adalah membuatnya agar lebih mudah diatur bila kita mengklasifikasikan sistem - sistem memori sehubungan dengan karakteristik karakteristiknya.





A.   Memory Internal

pengertian memori adalah suatu penamaan konsep yang bisa menyimpan data dan program.sedangkan Memori internal, yang dimaksud adalah bahwa memori terpasang langsung pada motherboard.
Dengan demikian, pengertian memory internal juga dapat berupa :

1.      First ( memori yang terletak paling dekat dengan prosessor )
2.      Second ( terletak di Motherboard )
3.      Memory Module ( memiliki kapasitas yang berkisar )
4.      Internal (main) ( berada di luar chip processor tetapi bersifat internal terhadap sistem komputer )
5.      Kapasitas
·   Ukuran word ( Kapasitas memori internal maupun eksternal biasanya dinyatakan dalam bentuk byte )
·         Banyaknya word ( Panjang word )
6.      Satuan Transfer (  jumlah saluran data yang masuk ke dalam dan keluar )
·         Word ( merupakan satuan )
·         Addressable units ( sejumlah sistem )
·         Unit of transfer ( jumlah bit )
7.      Metode Akses
·         Sequential access ( Memori diorganisasikan yang menjadi unit - unit data )
·         Direct access ( sequential access )
·         Random access ( diakses serta dialamati secara langsung )
·         Associative access ( dapat dicari berdasarkan pada isinya dan bukan berdasarkan alamatnya )


8.      Kinerja
·         Access time (Waktu Akses)
·         Cycle time (Waktu Siklus)
·         Transfer rate (Laju Pemindahan)

9.      Karakteristik Fisik
·         Volatile dan Non-volatile
·         Erasable dan Non-erasable

Akan tetapi pengelompokan dari memory internal juga terbagi atas :
RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory)


B.   Memory Utama

Memori utama merupakan media penyimpanan yang disusun pada word atau byte, kapasitas daya simpannya bisa jutaan susunan.
Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. Data yang disimpan pada:
1.      Random Access Memory ( RAM )
·         Input Area
·         Program Area
·         Working Area
·         Output Area
2. Read Only Memory ( ROM )
3. RAM Static (SRAM)
4. Virtual Memory
5. ROM
·         Progammable ROM
·         Erasable PROM
·         Electrically EPROM

Memori - memori utama ini bersifat volatile.


C.   Cache Memory

Memori utama yang digunakan sistem computer pada awalnya dirasakan masih lambat kerjanya dibandingkan dengan kerja CPU, sehingga perlu dibuat sebuah memori yang dapat membantu kerja memori utama tersebut. Sebagai perbandingan waktu akses memori cache lebih cepat 5 sampai 10 kali dibandingkan memori utama.

      Cache berisi salinan sebagian isi memori utama. Pada saat CPU membaca sebuah word memory, maka dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah word tersebut berada di cache. Jika word memori terdapat di cache, maka akan dikirimkan ke CPU yang dikenal sebagai proses HIT. Sedangkan bila tidak ada,maka blok memori utama yang terdiri dari sejumlah word tetap akan diletakan/dicopikan di cache yang dikenal sebagai proses MISS dan selanjutnya dikirimkan ke CPU.

Elemen-elemen rancangan cache
a. Ukuran Cache
b. Fungsi pemetaan (mapping)
c. Pemetaan Langsung
d. Pemetaan Asosiatif
e. Jumlah Cache
f. Enhanced DRAM
g. Cache DRAM
h. Synchronous DRAM
i. Rambus DRAM
j. RamLink


D.   Organisasi

Elemen dasar memori semikonduktor adalah sel memori. Walaupun digunakan sejumlah teknologi elektronik, seluruh sel memori memiliki sifat-sifat tertentu, yaitu :
1.      Memiliki dua keadaan stabil untuk representasi bilangan biner 1 atau 0.
2.      Memiliki kemampuan untuk ditulisi
3.      Memiliki kemampuan untuk dibaca.

·         Logik Keping
·         Pengemasan Keping
·         Koreksi Error


E.   Hirarki Memori
Tiga pertanyaan dalam rancangan memori, yaitu :
Berapa banyak Hal ini menyangkut kaspasitas.
Berapa cepat Hal ini menyangkut waktu akses, dan
Berapa mahal yang menyangkut harga Setiap spektrum teknologi mempunyai hubungan sbb.:
1.      Semakin kecil waktu access, semakin besar harga per bit.
2.      Semakin besar kapasitas, semakin kecil harga per bit.
3.      Semakin besar kapasitas, semakin besar waktu access.
·         Penurunan harga per bit
·         Peningkatan kapasitas
·         Peningkatan waktu akses
·         Penurunan frekuensi akses memori oleh CPU.



PENUTUP


Kesimpulan

      Memory Internal merupakan Memory yang menyimpan data dala media fisik berbenuk RAM ataU ROM.
      Sedangkan Memory Eksternal menyimpan data dalam media fisik berbentuk kaset atau disk. agar tetap mengaliri transistor sehingga tetap dapat menyimpan data.

Saran

      Saran kami agar memory Internal ini lebih besar kapasitas nya, mudah di dapat dan harganya murah.



DAFTAR ISI

BAB I
PENDAHULUAN
1.1        Latar Belakang
1.2        Rumusan Masalah
1.3        Tujuan
1.4        Manfaat
1.5        Metode Penulisan

BAB II
DAFTAR PUSTAKA
2.1    Karakteristik Sistem - sistem Memori

A.    Memory Internal

1.      First
2.      Second
3.      Memory Modul
4.      Internal (main)
5.      Kapasitas
·         Ukuran word
·         Banyaknya word
6.      Satuan Transfer
·         Word
·         Addressable units
·         Unit of transfer
7.      Metode Akses
·         Sequential access
·         Direct access
·         Random access
·         Associative access
8.      Kinerja
·         Access time
·         Cycle time
·         Transfer rate

9.      Karakteristik Fisik
·         Volatile dan Non-volatile
·         Erasable dan Non-erasable

B.  Memory Utama

1.      Random Access Memory ( RAM )
§  Input Area
§  Program Area
§  Working Area
§  Output Area
2. Read Only Memory ( ROM )
3. RAM Static (SRAM)
4. Virtual Memory
5. ROM
§  Progammable ROM
§  Erasable PROM
§  Electrically EPROM

C.    Cache Memory

a. Ukuran Cache
b. Fungsi pemetaan (mapping)
c. Pemetaan Langsung
d. Pemetaan Asosiatif
e. Jumlah Cache
f. Enhanced DRAM
g. Cache DRAM
h. Synchronous DRAM
i. Rambus DRAM
j. RamLink

D. Organisasi

4.      Memiliki dua keadaan stabil untuk representasi bilangan biner 1 atau 0.
5.      Memiliki kemampuan untuk ditulisi
6.      Memiliki kemampuan untuk dibaca.

·         Logik Keping
·         Pengemasan Keping
·         Koreksi Error



E.  Hirarki Memori

1.      Semakin kecil waktu access, semakin besar harga per bit.
2.      Semakin besar kapasitas, semakin kecil harga per bit.
3.      Semakin besar kapasitas, semakin besar waktu access.
·         Penurunan harga per bit
·         Peningkatan kapasitas
·         Peningkatan waktu akses
·         Penurunan frekuensi akses memori oleh CPU.

1 komentar:

  1. thx gan
    dah bantu sempurnakan modul gue
    sukses gan.!!!!!!!!!!
    dan jangan pernah berhenti "menyampaikan" ilmu

    kunjungi jg Blog gue gan
    http://rheamandalaputra.blogspot.com

    BalasHapus